Usai Diperiksa Ditreskrimsus Polda Metro, Kivlan Zen Tidak Segarang Sebelumnya

202

JAKARTA (Garudanews.id) – Tokoh kontroversi yang juga pendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres lalu, Kivlan Zen pacapemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus Eggi Sudjana ternyata tidak segarang sebelumnya.

Pernyataan Kivlan tidak meledak-ledak seperti biasanya. Suaranya lembut, ramah, dan tatapan matanya bersahabat. Namun yang lebih penting, ia sudah balik kanan. Mengambil arah berlawanan dengan menolak Prabowo terhadap hasil Pemilu.

“Mengapa Kivlan tiba-tiba berbalik? Apakah takut dicokok dengan pasal-pasal makar seperti dikenakan kepada Eggi? Mungki saja ya, mungkin juga bukan,” ujar salah satu artikel kompasiana yang dikutip garudanews, Minggu (19/5)

Dalam artikel itu disebutkan, bahwa kemungkinan Kivlan sudah melakukan perenungan terhadap banyak hal. Mulai dari dirinya sendiri yang sudah sepuh dan pensiunan TNI, hubungannya dengan negara, resiko-resiko yang dihadapi kalau terus bersekutu dengan gagasan people power Amien Rais, Rizal Ramli, Prabowo, dan para pecundang dalam kubu Paslon 02.

Sangat mungkin ia diingatkan oleh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit ABRI (TNI) yang pernah diikrarkannya ketika diterima menjadi anggota TNI. Tujuh poin dalam sapta marga dan lima poin janji prajurit barangkali mengiang keras di lubuk hati, dan mendesaknya untuk kembali ke jalan yang benar.

Mendukung NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945; tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan; bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, membela kejujuran, kebenaran, keadilan, serta senantiasa siap sedia berbakti kepada Negara dan Bangsa, adalah beberapa pokok ikrar yang sudah lama mengendap di alam bawah sadar Kivlan, lalu ramai-ramai memberontak, memaksa masuk ke alam sadar Kivlan.

“Kemungkinan besar pemberontakan ikrar ituah yang membuat Kivlan terperanjat. Membuat naluri kemiliteran yang masih mengalir dalam darahnya memaksanya berbalik arah secara spontan,” tulis artikel lepas tersebut..

“Saya juga menyerukan kepada yang berpikir sama dengan saya, saya sampaikan mari kita sesuaikan diri dengan UU dan keputusan sesuai dengan UU yang berlaku,” ujar Kivlan di depan wartawan. (Red)

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.