Satreskrim Polres Rote Ndao Tangkap  Pelaku Pembunuhan Sadis 

0
211

Rote ndao (Garudanews.id) –  Empat pelaku utama pembunuhan sadis di hutan Tekeme desa Mbokak pada 28 Januari 2018 lalu,  berhasil ditangkap oleh tim gabungan satreskrim polres Rote Ndao.

Keempat pelaku  saat ini sudah ditahan di rumah tahanan polres untuk 20 hari kedepan terhitung dari tanggal 5 -25 April 2018.

Hal tersebut dikatakan kapolres Rote Ndao melalui Kasat reskrim polres, AKP Sepuh  A. I. Siregar,  SH, SIK saat menggelar confrens pers bertempat dilobi Mapores,  Kamis,  (12/4).

Pada kesempatan itu dikatakan,   dari hasil pengembangan kasus pembunuhan di Tekeme desa Mbokak maka pada tanggal 4 April lalu satreskrim Polres Rote Ndao berhasil menangkap empat orang pelaku yamg diduga otak dari pembunuhan sadis.

“Masing masing, Mekianus Abraham alias (Me’e,) Yusuf Manu, Julius Erasmus Mesakh, dan Junus Lusi semuanya beralamat dari desa Oebatu Kecamatan Rote Barat Daya,” ujar Sepuh.

Menurut Sepuh pada saat penangkapan keempat pelaku ini tidak ada perlawanan, dimana tiga orang pelaku yaitu, Melkianus Abraham, Yusuf Manu dan Julius Erasmus Mesakh mereka ditangkap dirumah mereka masing masing, sedangkan Junus Lusi saat anggota hendak mau menangkap dirumahnya tidak berada di tempat, namun pada siang harinya pelaku tersebut menyerahkan diri ke polres rote ndao.

Terkait barang bukti yang disita seperti, 1 pasang baju lengan panjang dan celana pendek jens semuanya warna biru, milik Melkianus Abraham, 1 parang panjang gagangnya terbuat dari tanduk yang diakui milik Melkianus Abraham, 1 bilah parang mengkilap yang diakui milik Jusuf Mesakh, 3 bilah parang dengan satu gagang dari tanduk dan dua gagang dari kayu, diakui milik dari Julius Erasmus Messakh, satu pucuk senjata api rakitan laras pendek yang ditemukan di mck rumah milik Julius Erasmus Mesakh, ditemukan juga satu kantong plastik peluru organik sebanyak 15 butir kaliber 5.56 mm.

Selanjutnya,  diketemukan juga enam potong besi beton ukuran 10 inci, satu potong besi pipa panjang 15 cm, satu gumpal serabuk, satu botol kecik serbuk hitam diduga mesiu, satu dos korek api berisi belerang, satu besi beton ukuran 6 inc lada ujun berbentuk pistol uang diambil oleh Juliana Mesakh Sau, dan dua bilah parang panjang yang diakui milik Junus Lusi.

Para pelaku ini dijerat dengan pasal 338 KHUP Subsider melanggar pasal 354 ayat 2 dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara.

“Modus para pelaku yang masih kami selidiki intimidasinya melakukan pengepungan dan penangkapan terhadap kedua korban yang bernama Iristo Manu dan Matheos dan selanjutnya menebas leher kedua korban tersebut, dan sampai saat ini kami terus melakukan pendalaman, sehingga ada kemungkinan pelaku lebih dari empat orang tersebut,” ujarnya.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya,  ksus pembunuhan sadis di hutan tekeme desa. Mbokak kecamatan rote barat daya, terjadi pada akhir januari 2018 lalu, dimana korban Iristo Manu dan Matheos Manu sebebelum ditemukan tewas dalam hutan sempat menghilang dari rumah selama tiga hari, diduga kedua korban ini tebas dibunuh. (Dance)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here