Tim Penguji Kompetensi Balon Pilkades Kab.Ketapang Dituding Tidak Transparan

155

KETAPANG (Garudanews.id) – Proses penyaringan para bakal calon (Balon) Kepala Desa di kabupaten Ketapang Kalimantan Barat yang saat ini sedang berlangsung  sudah sampai pada tahapan pelaksanaan uji komptensi yang dilakukan oleh panitia Pilkades kabupaten, sebagai instansi yang melakukan proses tersebut.

Momentum pelaksanaan agenda demokrasi lima tahunan ditingkat desa tersebut sesuai amanat Undang-undang nomor :6 tahun 2014 tentang desa serta permendagri nomor 65 tahun 2017 tentang perubahan atas permendagri nomor :112 tahun 2014 tentang pemilihan Kepala Desa.

Tetapi sangat disesalkan, dalam pelaksanaan sistem penjaringannya tidak sesuai dengan amanat undang-undang.  Karena ditemuakan sejumlah fakta dilapangan adanya sejumlah kejanggalan. “Dimana, dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) sekaligus panitia Pilkades disinyalir melakukan prektik kotor. Salah satunya, dalam penilaian kompetensi tidak netral. ujar Sahroni, salah satu balon menuturkan pada media ini, Rabu (1/11).

Pendapat yang sama juga diungkapkan Sabran, dia menuding Dinas PMD sebagai panitia Pilkades ditingkat kabupaten yang melakukan uji komptensi terhadap para balon Kades tersebut diduga telah berprilaku tidak netral dan over komptensi.

“Seolah-olah merekalah yang paling berwenang menentukan kelulusan para Balon Kepala Desa yang mengikuti tes tersebut,” ujar Sabran yang juga Balon Kades tersebut.

Menurut dia sebagai salah seorang balon yang mengikuti proses dan tahapan uji komptensi mengatakan sangat janggal dan tidak lazim atas apa yang dilakukan oleh tim penguji ditingkat kabupaten tersebut, yang menurut dia tim penguji uji komptensi telah masuk keranah politik praktis.

“Sangat nampak tidak obyektif dan tidak transparan. Karena tidak memperlihatkan hasil tes mereka masing masing-masing balon.

Untuk itu, pihaknya akan melaporkan dugaan kecurangan ini kepada DPRD dan Bupati Ketapang Martin Rantan, untuk menindak lanjutinya.

“Kami minta Bupati untuk menganulir surat penetapan sebagai calon Kepala Desa oleh panitia Pilkades,” tegasnnya.(Amns/hnn)

Anda mungkin juga berminat