Orang “Gila” Beraksi, Bacok Imam Saat Shlolat Magrib

183

SIDOARJO (Garudanews.id) –  Seorang pengasuh pondok pesantren di Sidoarjo, Kyai Haji Tajjuddin (48) dibacok dengan kapak saat sedang menjadi imam Shalat Maghrib. Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo hingga Rabu (4/4/2018) masih melakukan penjagaan di Masjid Baitul Ridwan Desa Penambangan Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo tersebut, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Menurut Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, pihaknya mempercayakan kasus itu kepada aparat kepolisian. “Kami hanya melakukan penjagaan di lokasi kejadian untuk mencegah adanya kejadian susulan,” ujarnya, Rabu (4/4/2018).

Sebelumnya, korban yang juga Wakil Ketua Rois Syuriah Kecamatan Balungbendo itu berangkat dari rumah sekira pukul 17.30 WIB untuk menunaikan shalat Maghrib di masjid tersebut. Setelah memasuki waktunya, korban bersama jamaah lain langsung melaksanakan shalat Maghrib sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat memasuki rakaat kedua, tiba-tiba muncul pelaku Muhamad Rudiyanto (33) yang menerobos shaf shalat dan langsung memukulkan kapak ke kepala bagian belakang, hingga korban tersungkur. Sholat terhenti, dan pelaku langsung diringkus oleh para jamaah.

Oleh para jamaah, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, karena mengalami luka robek di kepala bagian belakang. Sementara pelaku yang ternyata masih warga setempat itu, dibawa ke kantor polisi.

Dugaan sementara, pelaku mengalami gangguan jiwa. Meski demikian, pihak Ansor Sidoarjo meminta polisi untuk membuktikan dugaan itu dengan surat keterangan dari dokter.

Hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui motif dibalik insiden ini. Pihaknya bertekat akan terus mengawal kasus ini sampai benar-benar terkuak motif penyerangan tersebut.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji sendiri membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami sudah memeriksa sekitar 10 saksi. Dan sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendalam,” ujarnya.

Anda mungkin juga berminat