Walikota Bekasi Kagumi Perkembangan Pembangunan Negara Cina

192

JAKARTA (Garudanews.id) – Walikota Bekasi Rahmat Effendi (Pepen) kagum terhadap perkembangan pembangunan di negara Cina. Hal tersebut dikatakan Pepen setelah dirinya melakukan kunjungan ke negara Komunis baru-baru ini.

“Di China itu, ekonominya luar biasa, saya di Beijingnya melihat lapangan, di situ orang menghormati pemimpinannya dari pagi untuk menghormati jasad pemimpinnya, tidak ada polisi tapi tingkat kemacetannya rendah dan di sana jembatannya ada empat sampai lima fly over. Kenapa China sampai membuat jembatan sampai seperti itu, artinya itu solutif dalam sebuah proses kemacetan,” ujar Pepen usai memimpin apel pagi di halaman Pemkot Bekasi, Senin (14/10).

Dikatakan Pepen, pembangunan infrastrukstur di negara tersebut patut dicontoh. Sebagai negera komunis, proses pembangunan tidaklah sulit dan tidak menemui kendala berarti seperti yang banyak terjadi di Indonesia.

“Kita kadang-kadang mau bongkar bangunan di atas lahan negara saja kita diperkarakan, di sana (China) tanah itu, kalau komunis itu tanah adalah tanah itu milik negara, mau dipakai zona satu, zona dua paling dikasih uang kerohiman, bedan dengan disini,” tambahnya.

Ditambahkan Walikota Bekasi, selain infrastruktur, pengolahan sampah juga sangat maju dan modern. Menurutnya, jenis pengolahan sampahnya cocok dengan sampah yang ada di Indonesia.

“Hanya kan komitmennya, pemerintah pusat sudah mendorong harus segera, desember harus selesai, tapi banyak aturannya yang rijit, kita sebenarnya sudah mengarah kesana tapi kita gagal yang NWA karena tidak memenuhi standar tekhnologi,” pungkasnya.

Diketahui, Walikota Bekasi Rahmat Effendi berkunjung ke negara tirai bambu tersebut selama beberapa hari. Hasilnya, ia mendapatkan beberapa pelajaran penting dari negara yang menganut paham Komunis tersebut. (ADV)

Anda mungkin juga berminat