Kasus Covid-19 di Penjara Kolombia Meningkat

125

BOGOTA (Garudanews.id) – Kasus positif Covid-19 dalam penjara di Kolombia meningkat. Peningkatan terjadi setelah separuh dari jumlah tahanan di Kota Leticia, Kolombia, dinyatakan positif tertular COVID-19.

INPEC menyebutkan, sebanyak 89 tahanan dari jumlah total 180 orang, dan satu sipir penjara di Provinsi Amazonas, Kolombia, telah dinyatakan positif tertular virus. Leticia merupakan kota di Kolombia yang berada di wilayah Amazon, berbatasan dengan Brazil dan Peru.

Kasus positif di penjara menambah jumlah pasien positif COVID-19 di Amazonas jadi 743 orang. Amazonas merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kepadatan penduduk yang rendah. Setidaknya 25 orang di provinsi itu tewas akibat COVID-19, demikian data Institut Kesehatan Nasional Kolombia.

Wabah COVID-19 di Leticia merupakan kasus penularan kedua yang terjadi cukup besar dalam penjara di Kolombia. Penjara di Kota Villavicencio, Provinsi Meta, juga melaporkan tingkat penularan tinggi. Setidaknya, 838 tahanan dan sipir penjara tertular virus.

Jumlah pasien positif di dua penjara itu lebih tinggi daripada kota-kota berukuran sedang di Kolombia. Sejauh ini, walikota Leticia atau otoritas di Amazonas belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapan terkait insiden itu.

Angkatan Udara Kolombia telah mengirim persediaan disinfektan ke Leticia untuk menekan penyebaran virus, serta menempatkan 18 tenaga kesehatan dan pasukan militer. Sebanyak 132 penjara di Kolombia menampung lebih dari 121.000 tahanan.

Amazonas memiliki penduduk sebanyak 66.000 jiwa. Sementara itu di ibu kota negara, Bogota, yang dihuni lebih dari delapan juta jiwa, sekitar 4.563 orang telah dinyatakan positif tertular virus.

Presiden Ivan Duque, mengatakan, aturan pembatasan khusus akan diberlakukan dalam penjara di Leticia. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Kolombia akan memperketat penutupan perbatasan, mengirim pasukan ke daerah tersebut guna mencegah adanya penularan dari luar di Amazonas, kata Duque. Ia mengatakan, pemerintah akan mengirim perlengkapan medis tambahan ke provinsi itu.

Kolombia, negara dengan populasi sekitar 50 juta jiwa, mencatat lebih dari 12.270 warga telah tertular virus dan lebih dari 490 di antaranya tewas akibat penyakit terkait COVID-19, dikabarkan dari republika.(qq)

Anda mungkin juga berminat