Katulampa Siaga 1, Warga Ibukota Diminta Waspada

17

Bogor ( Garudanews.id ) – Hujan yang mengguyur kawasan Puncak dari Subuh tadi mengakibatkan debet air sungai Ciliwung meningkat tajam. Pukul 08.30, pagi tadi Bendung Katulampa sudah dinyatakan siaga 1. Artinya 9 jam kemudian air sungai Ciliwung akan sampai di Jakarta.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memperkirakan dalam beberapa jam ke depan debit air akan tiba di Pintu Air Manggarai, Jakarta, dan banjir akan melanda sejumlah daerah di ibu kota.

“Diprediksikan sekitar 9 jam ke depan debit banjir akan sampai di Pintu Air Manggarai, Jakarta. Banjir diprediksi akan menggenangi bantaran sungai di sekitar wilayah di Jakarta seperti daerah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina dan Kampung Melayu,” kata Sutopo, Senin (05/02)

Namun, menurur Sutopo banjir diprediksikan tidak akan terjadi dalam skala besar dan meluas, karena sungai lain di wilayah Jakarta masih dalam kondisi normal.

“Diprediksi banjir tidak akan besar dan meluas karena hujan tidak merata. Sungai-sungai lain di wilayah Jakarta masih level normal atau aman seperti Kali Krukut, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Karet, dan Kali Pesanggrahan sehingga banjir diperkirakan hanya terjadi di permukiman di bantaran sungai. Daerah-daerah lain masih aman,” terangnya.

Sutopo menghimbau warga tetap waspada, khususnya yang berada di kawasan Sungai Ciliwung. Sutopo meminta warga untuk tidak beraktivitas di wilayah sekitar sungai dan segera mengevakuasi barang-barang rumah tangganya.

“Dengan status Siaga 1 Bendung Katulampa, maka warga di sekitar Sungai Ciliwung diimbau untuk waspada. Masyarakat yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Ciliwung di wilayah Bogor agar tidak melakukan aktivitas di sungai, seperti di Katulampa, Sukasari, Barangsiang, Babakan Pasar, Sempur, Pabaton, Kedung Badak, dan Kedung Halang. Begitu juga masyarakat di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di daerah Depok,” jelasnya.

“Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sungai dan dapat mengevakuasi barang-barang rumah tangga ke tempat yang aman, khususnya bagi permukiman di bantaran sungai Ciliwung,” tambahnya.Cj/Fr

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.