Aksi Penolakan Hasil Pemilu, Enam Orang Meninggal dan 200 Orang Luka-Luka

199

JAKARTA (Garudanews.id) –  Aksi massa yang menolak hasil Pemilu pada Selasa (21/5) malam memakan korban. Enam orang dinyatakan meninggal dalam bentrok antara pihak kemanan dengan pendemo.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat dari RS Tarakan Jakarta Pusat bahwa ada enam orang meninggal dalam aksi 21/22 Mei kemarin.

“Korban sejauh ini ada 6 korban meninggal,” kata Anies mendapatkan informasi di RS Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Anies menjelaskan korban tewas dan korban luka-luka saat ini sedang dirawat di RS Tarakan, RS Pelni, Budi Kemuliaan, RSCM dan RS Angkatan Laut Mintoharjo.

“Ini per jam sembilan. Jadi ada sekitar 200 an orang luka luka per jam 9. Ada 6 orang meninggal,” kata Anies. (Red)

Anda mungkin juga berminat