Mahfud Ungkap Ada Kasus Baru Bakal Menjerat Romy Setelah Pilpres

0
136
Mantan Ketua MK, Mahfud MD (ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Tersangka dugaan kasus suap Kementerian Agama, Romahurmuziy alias Romy dalam surat terbukanya melalui tulisan tangannya yang disampaikan kepada wartawan bahwa penangkapan dirinya sebuah resiko sebagai pimpinan partai politik yang mendukung salah satu pasangan Capres dan Cawapres, mendapat tanggapan Pakar Hukum dan Tata Negara, Mahfud MD.

Mahfud mengaskan bahwa kasus penangkapan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2019.

Diketahui, dua kubu yang berkompetisi dalam Pilpres 2019 kerap menggoreng isu atas berbagai peristiwa yang menyangkut para politisi dari kedua kubu.

Namun Mahfud MD menepis semua tudingan yang menyebut kasus Romahurmuziy berkaitan dengan Pilpres 2019.

Mahfud MD menyebut, Romahurmuziy tidak mungkin ditangkap karena permainan tim Prabowo Subianto.

Romahurmuziy juga tak mungkin ditangkap atas perintah dari tim Joko Widodo (Jokowi).

Mahfud MD menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku pihak yang menangkap Romahurmuziy adalah lembaga yang independen.

Selain itu, Mahfud MD menyebut penangkapan Romahurmuziy adalah murni soal penegakan hukum.

Bahkan menurut Mahfud MD perihal penangkapan Romahurmuziy ini akan berlanjut dan berseri setelah Pilpres 2019.

Akan ada ‘seri lanjutan’ dari kasus yang menjerat mantan anak buah Suryadharma Ali ini.

Lebih lanjut, Mahfud MD mengatakan, siapapun yang menang Pilpres 2019, kasus yang menjerat Romahurmuziy ini tak akan bisa diinterupsi.

“Yakinlah kss Romy itu tak ada kaitan dgn Pilpres.

Tak mungkin Romy di-OTT krn permainan Tim Prabowo.

Tak mungkin pula Romy di-OTT atas perintah Tim Jokowi.

@KPK_RI itu independen.

Ini murni soal hukum dan msh akan berseri stlh pilpres, siapa pun yg menang. Percayalah, coming soon,”kicau Mahfud MD, Minggu (17/3) pagi. (Trb/Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here