Kapolda Banten Imbau Warga Di Wilayahnya Tidak Melakukan Aksi di Gedung MK

196

BANTEN (Garudanews.id) – Jelang pelaksanaan sidang gugatan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang mulai digelar pada Jumat (14/6) besok, sejumlah pihak mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi.

Imbauan tersebut seperti dikemukakan Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir. Ia meminta warga di wilayahnya tidak berdemo di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sampai saat ini berdasarkan pantauan kita bahwa masyarakat Banten sangat mencintai keamanan dan kedamaian sehingga meminta memantau gugatan lewat media,” ujar Tomsi di Mapolda Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Kamis (13/6).

Kapolda juga meminta instansi-instansi di Banten memberikan imbauan serupa kepada warga agar tak datang ke MK. Ini dilakukan untuk menghargai proses hukum yang berlaku dengan mempercayakannya pada mekanisme yang ada.

“Ada mekanismenya biar berjalan dengan baik,” katanya.

Hingga saat ini belum diputuskan ada-tidaknya penyekatan di sejumlah titik terkait pergerakan massa ke MK. Sedangkan pada aksi 21-22 Mei, dilakukan penyekatan di beberapa titik, seperti pintu Tol Serang Timur, Cilegon Barat, dan lokasi strategis lainnya.

“Sampai saat ini kita melihat penyekatan belum diperlukan,” pungkas Kapolda. (Rel)

Anda mungkin juga berminat