Eric Schmidt Tinggalkan Alphabet Bulan Depan

148

MOUNTAIN VIEW (Garudanews.id) – Mantan CEO google  Eric Schmidt tidak lagi menjabat sebagai penasihat di raksasa teknologi tersebut dan perusahaan induknya Alphabet. Saat menjadi pemimpin Google, Schmidt merupakan sosok yang mengubah Google dari startup Silicon Valley menjadi raksasa global.

Mundurnya Schmidt dari Google pertama kali dilaporkan oleh Cnet. Dilansir dari PCMag Asia pada Senin (11/5/2020), Schmidt mundur dari jabatannya sebagai penasihat pada Februari 2020. Baru-baru ini, Schmidt ditunjuk Wali Kota New York Andrew Cuomo untuk mengepalai komisi yang mengurus isu teknologi selama dan sesudah pandemi virus corona.

Mundurnya Schmidt dari jabatan terakhirnya di Google dan Alphabet menandakan ia tidak lagi mendapatkan gaji, tapi ia masih memegang saham perusahaan senilai 5,3 miliar dolar AS. Sebagai penasihat, ia mendapatkan gaji sebesar 1 juta dolar AS setiap tahunnya.

Pendiri bersama Larry Page dan Sergey Brin pertama kali mengontraknya untuk menjabat sebagai petinggi Google, tetapi Schmidt dengan cepat menambahkan tanggung jawab Chief Executive Officer. Schmidt mengundurkan diri sebagai CEO pada 2011 sambil terus memberi saran kepada para pendiri, juga tetap menjadi kepala eksekutif bahkan setelah Google memutuskan untuk mentransformasi dirinya sebagai Alphabet.

Dia akhirnya memutuskan untuk beralih dari posisi teratasnya pada 2017, berposisi sebagai penasihat sampai akhirnya keluar sepenuhnya pada Februari 2020. Alphabet tidak mengeluarkan pengumuman tentang perginya Schmidt dan menolak untuk menanggapi kabar ini.

Sebelum bergabung dengan Google, Schmidt memegang posisi di Sun Microsystems dan Novell. Schmidt juga terpilih menjadi anggota Dewan Direksi Apple saat berada di Mountain View, tetapi dia pergi sekitar waktu yang sama ketika Android memulai debutnya untuk menghindari konflik kepentingan.

Dalam dekade terakhir, ia berkonsultasi dengan Departemen Pertahanan AS, berkontribusi pada kegiatan filantropi, dan berinvestasi di beberapa perusahaan rintisan. Schmidt masih mengetuai Komisi Keamanan Nasional Kongres tentang kecerdasan buatan dan itu tampaknya merupakan tujuan utama perhatiannya, dikabarkan dari republika.(qq)

Anda mungkin juga berminat